This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PAHLAWAN SEKITAR KITA

8 komentar



PAHLAWAN SEKITAR KITA


Pahlawan adalah seseorang yang sangat berjasa bagi dirinya sendiri, keluarga, orang sekitar, teman, nusa dan bangsa. Naa...kali in saya akan membuat biografi orang yang menurut saya pahlawan...
Beliau adalah seorang guru yang hebat menurut saya dan orang lain. Guru adalah pekerjaan yang sangat mulia karena mereka dengan rela membagi ilmunya untuk generasi muda dengan tujuan memajukan kesejahteraan bangsa.

Guru biologi salah satu SMP di belitang III ini adalah guru yang sangat penyabar, cerdas, mudah bergaul dengan siswa-siswanya atau dalam tanda kutip dapat benar-benar menjadi ibu bagi murid-muridnya.
Kebetulan pahlawan sekitar kita kali ini adalah super hero pribadi didalam hidup saya atau  “MAMA” saya sendiri. 
Guru yang lahir bertepatan dengan hari natal ini bernama ELLIA S.pdi yang lahir pada tanggal 25 Desember  tahun 1963 dari pasangan Zainal Khalik dan Asnah. Beliau ini asli penduduk Palembang yang tepatnya di Tulung Selapan.
Ibu Ellia ini menikah dengan bapak H.Agusnizen pada tanggal 23 Maret 1987. Bapak Agus ini adalah orang Betung yang lahir pada tanggal 05 Oktober 1958. Beliau adalah suami yang sangat baik,bijaksana.....pokoknya the best husband lahh.


 Pasangan ini dikaruniai 3 orang anak. Anak yang pertama bernama Kiki Agelly yang lahirpada tanggal 14 Agustus 1988. Anak yang biasa dipanggil kiki ini sudah menikah dan dikaruniai 2 orang anak. Pada tanggal 26 maret 1992 lahirlah anak yang ke2 yang diberi nama Cucu Vica Ully anak yang akrab disapa Vica ini sekarang sedang menempuh pendidikannya di STIKES Keperawatan UMP yang hingga sekarang telah mencapai semester. Selang beberapa waktu lahirlah buah hati ke3 dari pasangan Ellia dan Agusnizen pada tanggal 31 januari 1997 yang diberi nama M. Dicky Revaldi yang sekarang sedang menempuh pendidikannya di SMAN 1 Belitang kelas XI IPA5.


Guru biologi yang gemar megolah makanan khas palembang ini lulusan dari SDN 27 Palembang, Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di SMP XIII Palembang setelah itu beliau melanjutkan di SMA Bhakti Ibu Satu setelah dinyatakan lulus beliau diterima di universitas sriwijaya atau yang lebih dikenal masyarakat dengan UNSRI dengan mengambil mata kuliah MIPA Sampai dengan Diplomat satu, kemudian beliau ingin mendapatkan sertifikasi maka beliau mengambil S1 DI STIT-MU Gumawang
Beliau adalah bukan seorang yang terlahir dari keluarga yang mampu tetapi karena sesuatu hal beliau adalah dari keluarga yang sederhana, sehingga beliau harus membantu orang tua beliau untuk mencari sedikit penghasilan dan dari sedikit penghasilan tersebut dapat membantu sebagian hidupnya dengan berjualan manisan di PON saat kecil. Pada kelas 3 ke kelas 4 SD beliau tidak naik kelas dikarenakan beliau sering izin untuk menjaga ayah beliau. Dan saat wisuda diplomat 1 ayah beliau harus menjual ban agar dapat mengikuti wisuda.
Tetapi walaupun hidupnya dalam kekurangan beliau tetap semangat belajar dan terus berusaha sehingga sekarang beliau menjadi guru biologi dan kepala laboraturium di SMP Negeri 2 Belitang III dan beliau pernah mendapat sertifikat atau piagam. berikut ini adalah gambar-gambar piagam yang pernah didapatkan beliau:











sumber: saya sendiri 21 November 2013

Kegiatan Bulan Bahasa Di SMA N 1 Belitang

29 komentar

 Sejarah Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam kerapatan Pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda. Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa <?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" />Indonesia. Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional.Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara.Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7. Bukti yang menyatakan itu ialah dengan ditemukannya prasasti di Kedukan Bukit berangka tahun 683 M (Palembang), Talang Tuwo berangka tahun 684 M (Palembang), Kota Kapur berangka tahun 686 M (Bangka Barat), dan Karang Brahi berangka tahun 688 M (Jambi). Prasasti itu bertuliskan huruf Pranagari berbahasa Melayu Kuna. Bahasa Melayu Kuna itu tidak hanya dipakai pada zaman Sriwijaya karena di Jawa Tengah (Gandasuli) juga ditemukan prasasti berangka tahun 832 M dan di Bogor ditemukan prasasti berangka tahun 942 M yang juga menggunakan bahasa Melayu Kuna.Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu dipakai sebagai bahasa kebudayaan, yaitu bahasa buku pelajaran agama Budha. Bahasa Melayu juga dipakai sebagai bahasa perhubungan antarsuku di Nusantara dan sebagai bahasa perdagangan, baik sebagai bahasa antarsuku di Nusantara maupun sebagai bahasa yang digunakan terhadap para pedagang yang datang dari luar Nusantara.Informasi dari seorang ahli sejarah Cina, I-Tsing, yang belajar agama Budha di Sriwijaya, antara lain, menyatakan bahwa di Sriwijaya ada bahasa yang bernama Koen-louen (I-Tsing:63,159), Kou-luen (I-Tsing:183), K’ouen-louen (Ferrand, 1919), Kw’enlun (Alisjahbana, 1971:1089). Kun’lun (Parnikel, 1977:91), K’un-lun (Prentice, 1078:19), yang berdampingan dengan Sanskerta. Yang dimaksud Koen-luen adalah bahasa perhubungan (lingua franca) di Kepulauan Nusantara, yaitu bahasa Melayu.Perkembangan dan pertumbuhan bahasa Melayu tampak makin jelas dari peninggalan kerajaan Islam, baik yang berupa batu bertulis, seperti tulisan pada batu nisan di Minye Tujoh, Aceh, berangka tahun 1380 M, maupun hasil susastra (abad ke-16 dan ke-17), seperti Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-Raja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin.Bahasa Melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara. Bahasa Melayu mudah diterima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antarpulau, antarsuku, antarpedagang, antarbangsa, dan antarkerajaan karena bahasa Melayu tidak mengenal tingkat tutur.Bahasa Melayu dipakai di mana-mana di wilayah Nusantara serta makin berkembang dan bertambah kukuh keberadaannya. Bahasa Melayu yang dipakai di daerah di wilayah Nusantara dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh corak budaya daerah. Bahasa Melayu menyerap kosakata dari berbagai bahasa, terutama dari bahasa Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa. Bahasa Melayu pun dalam perkembangannya muncul dalam berbagai variasi dan dialek.Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu. Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).Kebangkitan nasional telah mendorong perkembangan bahasa Indonesia dengan pesat. Peranan kegiatan politik, perdagangan, persuratkabaran, dan majalah sangat besar dalam memodernkan bahasa Indonesia.Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

 Peringatan Bulan Bahasa di SMA N 1 Belitang


Tanggal 28 Oktober merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana pada hari itu para pemuda Indonesia mengucap sebuah  ikrar yang dikenal dengan sumpah pemuda, guna menyatukan seluruh cita-cita, pandangan dan tujuan seluruh pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Namun, seiring waktu berlalu para generasi penerus bangsa Indonesia seolah-olah lupa dan tidak ingin tau akan sejarah bangsanya dan perjuangan para pahlawannya serta tidak memikirkan bagaimana nasib bangsanya dikemudian hari. Sedikit sekali diantara mereka yang ingat hari- hari bersejarah seperti kejadian  pada tanggal 28 0ktober ini.
Berdasarkan masalah diatas, OSIS SMAN 1 Belitang akan mengadakan sebuah kegiatan guna meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa ini khususnya warga SMAN 1 Belitang sendiri juga sebagai bentuk nyata pengamalan dari pembelajaran kewarganegaraan khususnya, umumnya mengamalkan  seluruh ilmu yang didapat dari hasil belejar sehari-hari.
Sebagai realisasi pemikiran diatas,  OSIS SMAN 1 Belitang akan menggelar kegiatan rutin dalam bentuk Bulan Bahasa.
Dalam hal ini OSIS SMA N 1 Belitang mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan, seperti :
a. Lomba Pidato menirukan Tokoh
       Dalam lomba ini tokoh yang dapat ditirukan oleh peserta antara lain Ibu Ani Yudhoyono, Megawati, Soekarno, Jokowi, Mario Teguh. Inilah hasil dokumentasi dalam perlombaan ini :


b. Lomba Ranking satu
    Lomba ini di laksanakan dengan jumlah peserta kira-kira 64 siswa, dari tiap-tiap perwakilan kelas. Berikut ini hasil dokumentasi lomba ranking satu  ini : 












c. Lomba MC Resmi
    Lomba ini di ikuti oleh 32 pasang sisma, perwakilan 2 siswa setiap kelas. Ini dia hasil dokumentasinya :












d. Lomba Puisi
    Setiap kelas di wakili oleh 1 orang peserta. Mereka membuat sendiri puisi tersebut dengan bertemakan Politik. Dokumentasi foto :



 e. Lomba Lawak
     Lomba ini merupakan lomba yang paling banyak di minati, setiap kelas mngrimkan 1 grup lawak yang tidak di tentukan berapa saja siswa yang ada pada setiap grupnya. Berikut dokumentasinya :









f. Lomba Tutur Cerita Rakyat
   Lomba ini di ikuti oleh 32 siswa, perwkilan dari setiap kelas. Setiap peserta bebas membawakan cerita dari daerah mana saja dari seluruh Indonesia. Dalam cerita ini harus ada bahasa-bahasa dari daerah yang di bawakan. Berikut Dokumentasinya  :



MENGATASI MASALAH MALAS BELAJAR

20 komentar



Untuk menguasai pelajaran yang ada di sekolah sebenarnya tidaklah sesulit yang kamu pikirkan. Kamu tidak perlu terlalu banyak belajar, ataupun sering-sering mengulang dan mengulang apa yang bapak/ibu guru ajarkan. Kamu tidak perlu terkurung oleh “jam belajar” ataupun kegiatan-kegiatan yang justru akan membuat kamu tidak nyaman.

Berdasarkan pengalaman saya, cara paling efektif untuk menguasai pelajaran di sekolah adalah:

  §  Perhatikan guru mengajar,

  §  Berusaha pahami apa yang bapak/ibu guru ajarkan saat di sekolah,

  §  Tanya jika kurang jelas,tidak perlu malu… Biarlah teman-teman menertawakanmu sekarang, tapi pada akhirnya kamu sendiri yang akan tertawa dengan keberhasilanmu…

  §  Kerjakan tugas atau ujian sendiri, dengan kemampuanmu sendiri… percayalah kepada kemampuanmu sendiri, tidak perlu nyontek. Walaupun nilaimu jelek, tapi kamu akan merasa bangga dengan hasil pikiranmu sendiri dan akan tumbuh semangat untuk memperbaikinya

  §  PR dari guru adalah salah satu cara mengingatkanmu kembali pelajaran yang sudah diberikan,

       maka kerjakanlah dengan senyuman.. 

Sebenarnya kecerdasan ataupun cara seseorang mengatasi masalah akan tumbuh dengan sendirinya ketika seseorang banyak menemui masalah. Dalam hal belajar-mengajar, “masalah” yang dimaksud adalah: TUGAS, PR, UJIAN maupun sekedar “TANYA-JAWAB” saat proses belajar-mengajar. Jika kalian para siswa suka bergelut dengan “masalah” tersebut, hampir dipastikan kalian akan dengan mudah menguasai pelajaran sekolah, namun jika kalian sudah “benci sebelum beraksi“, silakan perbaiki diri karena itu akan menjadi duri bagi diri kalian sendiri. Jadi… banyak-banyaklah menemui “masalah“, contohnya dengan suka mengerjakan soal-soal.

Metode belajar ala sekolah+orang tua kadang juga membuat siswa terlalu tertekan. Dalam kondisi yang tertekan, tentu apa yang siswa pelajari akan kurang maksimal. Saya kira, yang perlu ditekankan kepada siswa “semangat” yang tinggi dengan kondisi yang “santai“.


28 komentar



Pengertian Pendidikan Menurut Ahli
Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.
Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.
Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.”

Baiklah langsung saja kita paparkan beberapa pengertian pendidikan menurut beberapa sumber.

Pada dasarnya pengertian pendidikanUU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
Menurut UU No. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.
Sedangkan pengertian pendidikan menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.
Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.

2 komentar

Selamat Datang di Blog Saya

Nama:M.Dicky Revaldi
TTL:OKU TIMUR,31-01-1997
Alamat:Trikarya
Kelas:XI.IPA.5
Sekolah:SMA Negeri 1 Belitang

 
Dicky Revaldi © 2012 | Designed by Meingames and Bubble shooter